Kamis, 11 Februari 2021

Trend Baru Pasca Covid Mengarah ke Commodity Boom, Apa Itu?

 

Duniaindustri.com (Februari 2021) – Setelah mengarungi masa pandemi Covid-19 yang telah berjalan setahun secara global, berbagai lembaga finansial dan keuangan mulai memproyeksi outlook trend dunia yang mengarah pada commodity boom. Pemulihan ekonomi global yang merangkak naik disertai ekspektasi kenaikan permintaan di emerging market cenderung mengarah pada trend commodity boom, sebagai tren baru pasca pandemi.


 

Upaya investor untuk melakukan lindung nilai terhadap tekanan inflasi serta langkah kompensasi dari kerugian selama masa pandemi menjadi salah satu dasar utama trend commodity boom. Hal itu diperkuat dengan situasi geopolitik di Laut China Selatan serta perlombaan terhadap energi terbarukan terutama kendaraan listrik yang berupaya mencari skala keekonomisan.

Sinyal trend baru commodity boom mulai terlihat sebagai siklus rebound harga minyak yang pernah terjerembab anjlok hingga di bawah US$ 20/barel saat pandemi memuncak. Kini harga sejumlah komoditas mulai merangkak naik, sebagai upaya mencari titik equilibrium baru pasca Covid-19.

Salah satu lembaga finansial yang menyoroti trend baru ini adalah JPMorgan Chase & Co. Dalam catatan riset JP Morgan, minyak mentah dan beberapa komoditas lainnya berpotensi memasuki siklus super (supercycle) pasca pandemi.

Trend supercycle komoditas didukung proses pemulihan ekonomi pasca pandemi dan meningkatnya laju inflasi yang memicu ekspektasi kenaikan permintaan. Booming multi-tahun kemungkinan akan terjadi, mengingat keinginan investor untuk melakukan lindung nilai terhadap inflasi dan dolar yang lebih lemah karena bank sentral mengadopsi kebijakan "sangat longgar" dan pemerintah meningkatkan pengeluaran.

Satu poin lain yang menjadi sorotan JPMorgan adalah perubahan iklim yang membawa kesadaran global akan energi terbarukan. Namun, tim Duniaindustri.com menilai skala keekonomisan energi terbarukan masih menjadi pertanyaan besar untuk mengkompensasi harga minyak mentah yang cenderung rendah. Karena itu, tidak mengherankan jika terdapat sejumlah analisis dan riset outlook yang mengarahkan pada trend commodity boom untuk menyetarakan harga energi terbaru sebagai substitusi harga minyak mentah.

Potensi kenaikan harga minyak mentah akan mendorong komoditas lainnya seperti minyak sawit, nikel, bauksit, serta ‘memanaskan’ harga batubara dan emas. Dampak berantai lanjutan, harga logam mulai terkerek sebagai efek bola salju yang sulit dihindari.

Meski baru sebatas proyeksi, commodity boom belum dapat menjadi dasar yang kuat untuk pengambilan keputusan di tingkat mikro, mengingat sejumlah sinyal masih lemah. Perlu konfirmasi sinyal agar trend baru commodity boom menjadi confirm outlook, entah dalam 6 bulan ke depan ataupun 1 tahun mendatang.(*/tim redaksi 08 & 10/Safarudin/Indra)

 

Mari Simak Coverage Riset Data Spesifik Duniaindustri.com:

Market database
Manufacturing data
Market research data
Market leader data
Market investigation
Market observation
Market intelligence
Monitoring data
Market Survey/Company Survey
Multisource compilation data
Market domestic data
Market export data
Market impor data
Market directory database
Competitor profilling
Market distribution data
Company database/directory
Mapping competition trend
Profiling competitor strategy
Market data analysist
Historical data
Time series data
Tabulation data
Factory directory database
Market segmentation data
Market entry strategy analysist
Big data processor
Financial Modeling/Feasibility Study
Price trend analysist
Data business intelligence
Customized Direktori Database

* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 220 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di sini

Database Riset Data Spesifik Lainnya:

  • Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 220 database, klik di sini
  • Butuh 25 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
  • Butuh 18 Kumpulan Riset Data Kelapa Sawit, klik di sini
  • Butuh 16 Kumpulan Data Semen dan Beton, klik di sini
  • Butuh 11 Kumpulan Riset Data Baja, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Transportasi dan Infrastruktur, klik di sini
  • Butuh 17 Kumpulan Data Makanan dan Minuman, klik di sini
  • Butuh 6 Kumpulan Market Analysis Industri Kimia, klik di sini
  • Butuh 3 Kumpulan Data Persaingan Pasar Kosmetik, klik di sini
  • Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
  • Butuh copywriter specialist, klik di sini
  • Butuh content provider (online branding), klik di sini
  • Butuh market report dan market research, klik di sini
  • Butuh perusahaan konsultan marketing dan penjualan, klik di sini
  • Butuh menjaring konsumen korporasi dengan fitur customized direktori database perusahaan, klik di sini


Demand Database Spesifik Terus Meningkat, Dari Prospek Bisnis Susu hingga Mesin

 

Perkembangan inovasi digital seiring pandemi Covid-19 membuka peluang baru untuk menghubungkan antara penyedia layanan data spesifik dan user. Tuntutan perkembangan bisnis yang makin cepat dan dinamis membutuhkan dukungan data spesifik bagi korporasi agar dapat menentukan strategi terarah dan terukur.

Jika tidak, bukan tidak mungkin pesaing dapat melihat potensi yang lebih pesat dibandingkan market leader. Di masa pandemi, tidak jarang terjadi pergeseran pemimpin pasar di subsektor tertentu, karena tak mampu membaca arah pergerakan pasar dan preferensi konsumen.


 

Duniaindustri.com -- salah satu startup big data yang fokus pada pengembangan digital database, layanan data spesifik, riset pasar, survei perusahaan, direktori digital, riset big data -- memiliki fitur khusus yakni Datapedia Marketplace yang dapat menghubungkan antara penyedia layanan data spesifik dan user. Mari kita lihat bersama siapa yang memiliki data spesifik dan apa saja kebutuhan yang disampaikan user:

 Pemilik data:

1. Yuliab memiliki data produksi dan direktori industri tekstil (hulu-antara-hilir) terbaru, harga yang ditawarkan negotiable.

2. Eka memiliki data ekspansi pemain baru di industri semen, harga yang ditawarkan Rp 300.000,- (nego)

3. Mr x memiliki data breakdown ekspor, info lengkap eksportir, voume dan harga, per HS number update per bulan

4. Ms Y punya database distributor grosir minuman se-Jawa-Bali, lengkap dengan nomor handphone dan alamat dari sumber database internal. Harga yang ditawarkan Rp 5 juta.

5. Ms EA memiliki database eksportir-importir berbagai komoditas, lengkap dengan nama buyers, shipping, pelabuhan, dan volume ekspor/impor per entitas usaha. Harga yang ditawarkan call us.

6. Mr BS memiliki database direktori perusahaan di 35 sektor yang berguna untuk marketing perusahaan. Harga yang ditawarkan call us.

7. Mr AD memiliki database direktori perusahaan eksportir dan importir sekitar 10.000, disertai rekam jejak ekspor dan impor dalam dua tahun terakhir per komoditas dan per negara tujuan.

User:

1. Rona, pegawai perusahaan di Jakarta, membutuhkan data penjualan rokok, nama dan kapasitas perusahaan rokok di Indonesia, bujet yang disediakan Rp 250.000,- (nego)

2. Bapak Adhie butuh data distributor inverter seluruh Indonesia, dana yang disediakan negotiable

3. Bapak Sam butuh outlook industri otomotif 2016, dana yang disediakan negotiable.

4. Asdianor butuh harga pasaran rotan di Indonesia.

5. Wendi Asmorojati mencari data yang berkaitan dengan pengaruh waktu penyampaian laporan keuangan dan keputusan keuangan perusahaan terhadap kinerja perusahaan yang go public di BEI.

6. Bapak Donny butuh data terkait industri PVC (petrokimia hilir) di Indonesia.

7. Bapak B butuh data sebagai berikut: A. Data Statistik Biaya Logistik Indonesia dari tahun 1990 sampai 2015 yang terinci dengan komponen biaya berikut: 1) Biaya Transportasi, 2) Biaya Pergudangan, 3) Biaya Administrasi. B. Data Statistik Trafik Peti Kemas (Ekspor dan Impor) Pelabuhan Indonesia dari tahun 1990 sampai 2015.

8. Bapak x butuh data penjualan elektronik dan ponsel per tipe per periode 2014-2016, secara nasional dan per wilayah, serta data distributor elektronik dan smartphone di Indonesia.

9. Bapak T butuh data spesifik: suku bunga kredit, NPL perusahaan, Booking/penjualan by unit & nominal
perbulan dari th 2011 - juni 2017 untuk:
1. Kredit mobil BCA
2. Kredit mobil Bank Mandiri
3. Kredit mobil Mandiri Tunas Finance
4. Kredit mobil BCA Finance

10. Ibu N sedang mencari data pemain terbesar baik produsen, importir dan distributor Infant Formula Baby dan Growing up Milk periode 2016-2017 beserta merek-merek dagangnya. Serta data merek-merek produk tersebut yang paling laku di pasar Indonesia.

11. Bapak RC butuh data untuk statistik impor produk plastik dan market share perusahaan produsen plastik.

12. Julian butuh data penjualan dan produksi mackaroni snack dan kerupuk.

13. Reynildaputri butuh data sektor industri di provinsi jawa timur, meliputi jumlah industri, penyerapan tenaga kerja, nilai produksi menurut kab/kota.

14. Bapak Yudi butuh data penjualan alat berat per merek per segmen, per bulan, per kuartal, dan per tahun periode 2017-2018

15. Mr RS butuh laporan keuangan full audited market leader elektronik non tbk periode 2013-2017. Budjet sekitar Rp 10 juta.

16. Mr jp butuh forecast pertumbuhan pasar industri cat hingga 2025.

17. Bapak TR butuh data penjualan alat berat per merek, per perusahaan di seluruh Indonesia, terkait produksi riil dan pangsa pasar, serta forecast hingga 2020.

18. Bapak Ricky
Data konsumen kafe dan resto, dari gender, profesi, umur, tingkat ekonomi, preferensi menu, average spending, preferensi resto based on occasion, frekuensi kunjungan, brand preference dan data lainnya. Untuk wilayah Bandung serta Pulau Jawa, dan nasional.

19. Ibu Rahmi
Data Market Share Mie Sedaap & Market Size Mie Instant di Indonesia?

20. Bapak Sam
Data mengenai pertumbuhan dan konsumsi pasar semen di wilayah Bogor?

21. Tenri
Saya membutuhkan data laporan keuangan tahunan 5 tahun (tahun 2013, 2014, 2015, 2016, 2017) untuk seluruh bank konvensional maupun syariah di Indonesia.

22. TuanAnh Nguyen butuh Indonesia import data by HS code for HS 851712 and 851770.

23. Bapak AA butuh data market share tinta inkjet dan laserjet, tinta original vs non original, toner original vs no original.

24. Ibu MS butuh data lengkap penjualan TELEVISI dari seluruh PERUSAHAAN/INDUSTRI ELEKTRONIK yang ada di indonesia setiap tahun nya?

25. Bapak RS butuh copy IUP untuk PT. INDONESIAN CCI Reg. Number. ---/IUP-OP.P/3317.5.44.11 TAHUN 2015 Tahapan Pelaksanaan: Operasi Produksi, Produksi: Gamping, Lokasi: Ds.Tahunan Kec. Sale Kab. Rembang REMBANG.

26. Ibu Diana AM butuh data tentang pasar jarum suntik di Indonesia, market share dan profil pemainnya.

27. Bapak Agus butuh tren pasar rokok, saluran distribusi rokok, trend harga jual, serta preferensi merek yang paling diminati konsumen.

28. Bapak x butuh makro analisis bisnis beton dan EPC di Indonesia termasuk forecasting sales dan laba 2019.

29. Ibu RY butuh data total nilai penjualan sektor pertambangan, sektor manufaktur, dan sektor infrastruktur & transportasi, serta breakdown per perusahaan.

30. Bapak Arya butuh data pangsa pasar dan data penjualan es krim di Indonesia.

31. Bapak AR butuh data populasi toko penjualan elektronik home appliance (televisi, AC, kulkas) di Jakarta per kotamadya.

32. Bapak CHR butuh database purchasing industri beserta contac person dan emailnya.

34. Ibu AYU butuh data marketshare dan market size lipstik di Indonesia tahun 2017 dan 2018.

35. Ibu Reza Aprinia butuh data Market Share dan Market Size kategori Skincare produk Sheet Mask tahun 2018-2019.

36. Bapak Ali M butuh data distribusi penjualan mobil per-provinsi dan per-category tahun 2017 dan 2018.

37. Bapak HH butuh riset mengenai pasar keju di Indonesia, khusus untuk jenis natural cheese.

38. Bapak DR butuh data market share dan market size perusahaan startup teknologi finansial (tekfin) atau fintech lending, serta strategi marketingnya.

39. Bapak Wisnu DC butuh data market size dan market share produsen serta merek teratas cokelat olahan di Indonesia serta strategi marketingnya.

40. Bapak Fakhri butuh data market share radio periode 2017 dan 2018, serta pertumbuhan market size iklan radio di Indonesia.

41. Bapak PRG butuh market observation dan market investigation serta survei lapangan terkait persaingan pangsa pasar merek semen di salah satu provinsi di Pulau Jawa.

42. Ibu Hanna butuh survei lapangan tentang tren penjualan otomotif roda dua dan roda empat serta tren perilaku konsumen dalam membeli otomotif di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera.

43. Ibu TD butuh tiga data spesifik yakni a) Data importir ban di Indonesia, nama perusahaan, jenis ukuran yang diimpor dan kuantity ban import per tahun; b) Data produsen ban di Indonesia, nama perusahaan, jenis ukuran ban yang diproduksi, kuantity produksi per tahun; c) Data ekspor ban oleh perusahaan ban di indonesia, jenis ukuran ban dan kuantity per tahun.

44. Bapak WT butuh Consumer data statistic in hair products overall in Indonesia, brand analisis, and market outlook 2020-2024.

45. Ibu Radina butuh membutuhkan data caprolactam untuk tugas akhir saya, kira-kira saya bisa mendapatkan data kebutuhan caprolactam di asia tenggara secara spesifik tidak ya? Seperti di malaysia, brunei dan negara tetangga lainnya.

46. Bapak Mx butuh data produksi industri manufaktur per bulan dan per daerah di Indonesia.

47. Ibu YF butuh data 30 perusahaan farmasi dengan market share tertinggi di Indonesia.

48. Bapak WT butuh data riset untuk produk perawatan rambut (hair products), survei harga di pasar, rata-rata belanja konsumen, brand analysis, SWOT analysis.

49. Bapak DM butuh market investigation balance sheet salah satu produsen serat sintetis di Purwakarta.

50. Bapak mch butuh survei harga jual baja ringan di sejumlah lokasi utama pasar di Pulau Jawa dan competitor intelligence sejumlah pesaing.

51. Bapak TH butuh data market share seluruh brand minyak goreng per provinsi di Indonesia.

52. Ibu FR butuh data penjualan motor per kota, per provinsi di Indonesia serta market outlook ke depan.

53. Bapak Hr butuh data potential foreign buyers untuk komoditas Produk Pinang, Kopi, Virgin Coconut Pil, Copra, Essential Oil, dan Tropical Fruits.

54. Bapak AAN butuh data market analisis bata ringan, semen mortar, dan precast panel.

55. Bapak WN butuh data spesifik dan riset pasar oli pelumas untuk pabrik/industri non otomotif di Indonesia beserta rekam jejak pertumbuhannya.

56. Bapak WL butuh data pertumbuhan pasar beton pracetak per kategori yang lebih detail untuk menggambarkan kondisi pasar secara riil.

57. Bapak HB butuh direktori buyers asing untuk sejumlah komoditas ekspor utama, yakni minyak kelapa, aneka buah, kopi, dan komoditas lain.

58. Bapak TS butuh data pangsa pasar dan pemain utama bathching plant di Indonesia.

59. Bapak UG butuh data pangsa pasar minyak goreng sejumlah market leader di seluruh provinsi di Indonesia.

60. Bapak DY butuh Saat ini perusahaan kami sedang membutuhkan data market dari penjualan Alat Kesehatan di Indonesia. Untuk menunjang penjualan kami, kami membutuhkan data yaitu, data penjualan alkes 2018-2024. kami bagi menjadi 2 periode yaitu 2018-2019 untuk melihat trend sebelum covid 19 dan 2020-2024 untuk melihat trend alkes pasca covid.

61. Bapak RHM butuh saat ini saya akan mengajukan skripsi terkait persaingan di Industri Minyak goreng dalam kemasan, saya membutuhkan data terkait market share khususnya 5 tahun terakhir pada 5 atau 10 besar perusahaan terkait.

62. Bapak SND butuh data pangsa pasar mayonese teraktual periode 2018-2020.

63. Ibu ANS butuh data impor untuk 10 komoditas dengan keterangan informasi spesifik terkait volume impor, no HS, nilai, mata uang, pertumbuhan per tahun, dan lainnya

64. Bapak MYN butuh data susu pertumbuhan, susu anak-anak, susu dewasa, sampai susu diet per kategori per merek periode 2018-2020.

65. Bapak AWN butuh kajian limbah medis rumah sakit di daerah Jabodetabek, mencakup volume limbah RS, pengelola limbah, dan lainnya.

66. Bapak ASY butuh riset terkait prospek bisnis umroh dan travel pasca Covid-19.

67. Bapak AW butuh riset pangsa pasar mesin boat tempel, oli mesin kapal, busi kapal, dan komponen kapal laut, dan lainnya.

68. Ibu INR butuh data riset pertumbuhan dan pangsa pasar bumbu instan dan bumbu masak per daerah per merek periode terbaru.

 

 

Rabu, 10 Februari 2021

Ubah Masa Hibernasi Pandemi dengan Strategi Database Digital

 

Duniaindustri.com (Februari 2021) – Setelah melalui lebih kurang 11 bulan tersandera pandemi, kini momentum yang tepat untuk mengakhiri hibernasi. Saat yang tepat untuk memacu bisnis dengan strategi terukur.


 

Jangka 11 bulan masa pandemi telah dapat diukur bagaimana dampak pandemi Covid-19 beserta efek lanjutannya terhadap kesinambungan bisnis secara mikro. Trend market demand yang cenderung fluktuatif mengikuti momentum musiman bisa dijadikan benchmark untuk memproyeksi outlook ke depan.

Tim duniaindustri.com menganalisis trend penjualan eceran yang bergerak fluktuatif selama masa pandemi Covid-19. Momentum khusus seperti hari besar keagamaan relatif memberikan dorongan perbaikan, meski masih terbatas efek pandemi.

Hal itu juga tercermin dari survey Indeks Penjualan Riil (IPR) yang dirilis Bank Indonesia. Pada Desember 2020, BI mencatat kinerja penjualan eceran membaik terbatas secara bulanan yang ditunjukkan dengan peningkatan pada sebagian besar kelompok komoditas, didorong oleh kenaikan permintaan dalam rangka Natal dan Tahun Baru. Namun, perbaikan itu diprediksi akan fluktuatif kembali pada Januari 2021 mengingat tidak adanya dorongan momentum khusus.

Tim duniaindustri.com menilai, adanya vaksin dan upaya vaksinasi massal yang dilakukan pemerintah, ditambah faktor musiman yang dalam waktu dekat menghadapi Lebaran 2021, akan menjadi trend pembalikan arah menuju perbaikan kondisi yang lebih stabil. Hal itu diperkuat dengan trend penyebaran virus yang diprediksi telah mencapai titik tertinggi, sehingga mulai cenderung menurun.

Meski demikian, menurut tim duniaindustri.com, pebisnis dan industriawan perlu menerapkan strategi bisnis yang lebih terukur guna mencegah dampak berantai pandemi yang kontraproduktif, sambil membangun kekuatan digital. Transformasi ke arah digital memang perlu dirintis, namun tidak mengabaikan penetrasi offline yang terbukti memiliki volume besar.

Mengutip survey IPR Bank Indonesia, pada Januari 2021, kinerja penjualan eceran diprakirakan BI tetap terjaga dengan kinerja pertumbuhan secara tahunan diperkirakan membaik, meski secara bulanan menurun. Secara bulanan, IPR Januari 2021 diprakirakan menurun sebesar -1,8% (mtm) sejalan dengan faktor musiman permintaan masyarakat yang menurun pasca HBKN (Hari Besar Keagamaan Nasional), di tengah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) di Jawa dan Bali, serta faktor musim/cuaca dan bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah.

Seluruh kelompok mengalami penurunan kinerja penjualan eceran bulanan, dengan penurunan IPR terbesar pada kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor. Sementara itu, secara tahunan kinerja penjualan eceran Januari 2021 diprakirakan membaik dengan kontraksi pertumbuhan IPR yang lebih kecil, dari sebesar -19,2% (yoy) pada bulan sebelumnya menjadi sebesar -14,2% (yoy). Perbaikan penjualan tahunan diindikasi terjadi pada sebagian besar kelompok, terutama subkelompok Sandang, kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau dan kelompok Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya.

Dari sisi harga, tekanan inflasi pada 3 bulan mendatang (Maret 2021) diprakirakan relatif stabil, sementara pada 6 bulan mendatang (Juni 2021) meningkat. Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) 3 bulan yang akan datang sebesar 149,7, relatif stabil dibandingkan 150,4 pada bulan sebelumnya, sejalan dengan pasokan yang terjaga. Sementara itu, IEH 6 bulan yang akan datang sebesar 164,8, lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 161,7 dipengaruhi oleh ekspektasi ketersediaan barang/jasa yang berkurang dan kemungkinan gangguan distribusi.(*/tim redaksi 08 & 10/Safarudin/Indra)

 

Mari Simak Coverage Riset Data Spesifik Duniaindustri.com:

Market database
Manufacturing data
Market research data
Market leader data
Market investigation
Market observation
Market intelligence
Monitoring data
Market Survey/Company Survey
Multisource compilation data
Market domestic data
Market export data
Market impor data
Market directory database
Competitor profilling
Market distribution data
Company database/directory
Mapping competition trend
Profiling competitor strategy
Market data analysist
Historical data
Time series data
Tabulation data
Factory directory database
Market segmentation data
Market entry strategy analysist
Big data processor
Financial Modeling/Feasibility Study
Price trend analysist
Data business intelligence
Customized Direktori Database

* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 220 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di sini

Database Riset Data Spesifik Lainnya:

  • Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 220 database, klik di sini
  • Butuh 25 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
  • Butuh 18 Kumpulan Riset Data Kelapa Sawit, klik di sini
  • Butuh 16 Kumpulan Data Semen dan Beton, klik di sini
  • Butuh 11 Kumpulan Riset Data Baja, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Transportasi dan Infrastruktur, klik di sini
  • Butuh 17 Kumpulan Data Makanan dan Minuman, klik di sini
  • Butuh 6 Kumpulan Market Analysis Industri Kimia, klik di sini
  • Butuh 3 Kumpulan Data Persaingan Pasar Kosmetik, klik di sini
  • Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
  • Butuh copywriter specialist, klik di sini
  • Butuh content provider (online branding), klik di sini
  • Butuh market report dan market research, klik di sini
  • Butuh perusahaan konsultan marketing dan penjualan, klik di sini
  • Butuh menjaring konsumen korporasi dengan fitur customized direktori database perusahaan, klik di sini

Senin, 08 Februari 2021

Januari 2021, Indeks Keyakinan Konsumen di 14 Kota Justru Melemah

 

Duniaindustri.com (Februari 2021) – Kompleksitas permasalahan di masa pandemi Covid-19 dengan kekhawatiran tingkat penyebaran virus yang masih relative tinggi ikut mempengaruhi indeks keyakinan konsumen (IKK) pada awal 2021. Hal itu tercermin dari hasil survey Bank Indonesia (BI) yang mengindikasikan perbaikan keyakinan konsumen masih tertahan dan cenderung turun pada posisi Januari 2021 dibanding bulan sebelumnya.


 

Berdasarkan hasil survei konsumen BI, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Januari 2021 sebesar 84,9 atau lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang berada di 96,5. Tertahannya perbaikan keyakinan konsumen terjadi pada seluruh kategori tingkat pengeluaran dan mayoritas kelompok usia. Secara spasial, keyakinan konsumen menurun di 14 kota cakupan survei, dengan penurunan terbesar di Kota Surabaya, diikuti Bandung dan Mataram.

“Kondisi pada Januari 2021 terutama disebabkan menurunnya ekspektasi konsumen terhadap ekonomi pada 6 bulan mendatang. Perkembangan tersebut dipicu oleh perkiraan terhadap ekspektasi kegiatan usaha, ketersediaan lapangan kerja, dan penghasilan ke depan yang tidak sekuat pada bulan sebelumnya,” tulis Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, dalam laporan hasil survey konsumen BI, di Jakarta, Senin (8/2).

Dia menerangkan pelemahan indeks keyakinan konsumen pada Januari 2021 didorong oleh penurunan dua komponen utama. Pertama, disebabkan oleh melemahnya ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi 6 bulan mendatang yang tercermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK). Kedua, penurunan Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) saat ini.

Indeks Kondisi Ekonomi saat ini tercatat sebesar 63,0 atau lebih rendah dari 68,6 pada bulan Desember 2020. Persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini melemah karena adanya kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di beberapa wilayah, khususnya Jawa dan Bali. PPKM berdampak pada kembali turunnya aktivitas ekonomi dan terbatasnya penghasilan masyarakat.

Namun ke depan, konsumen masih cukup optimistis terhadap perkiraan kondisi ekonomi 6 bulan mendatang meski melemah dari bulan sebelumnya. Ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Kondisi Ekonomi (IEK) Januari 2021 yang sebesar 106,7 atau lebih rendah dari 124,3 pada Desember 2020.

Pelemahan indeks keyakinan konsumen pada Januari 2021 terjadi pada seluruh kelompok pengeluaran, terutama pada responden dengan pengeluaran Rp 2,1 juta hingga Rp 4 juta per bulan. Dari sisi usia, penurunan IKK terjadi pada mayoritas kelompok usia responden, terutama pada responden berusia 51 tahun hingga 60 tahun.

Sementara secara spasial, penurunan keyakinan konsumen pada Januari 2021 terjadi di 14 kota survei, dengan penurunan terdalam terjadi di Surabaya sebesar 37,3 poin, diikuti Bandung 21,8 poin, dan Mataram 20,1 poin.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan laju pertumbuhan ekonomi RI 2020 terkontraksi -2,07% dibandingkan 2019 secara kumulatif tahunan. Meski demikian, kontraksi secara periodikal makin mengecil, terlihat dari trend kuartalan yang menuju perbaikan.

Sepanjang 2020, belanja atau konsumsi pemerintah tercatat menjadi penopang utama yang tercatat tumbuh positif. Ke depan, belanja pemerintah dan investasi menjadi perhatian utama untuk menjadi mesin pertumbuhan ekonomi 2021.

Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan meski masih terjadi kontraksi namun tren negatif pertumbuhan ekonomi baik secara qtoq atau yoy pada triwulan IV 2020 mengalami perbaikan atau kian mengecil. Hal itu terlihat dari angka pertumbuhan ekonomi di triwulan II 2020 sebesar -5,32 persen, kemudian di triwulan III 2020 sebesar -3,49 persen.

"Ada perbaikan meski belum sesuai harapan. Kami perlu evaluasi, mana yang bagus kemudian diperkuat," ujarnya dalam konferensi pers virtual.

Tren perbaikan pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2020 juga terjadi di beberapa negara mitra dagang Indonesia. Amerika Serikat (AS) pada triwulan IV 2020 pertumbuhan ekonominya membaik dari -2,8 persen menjadi -2,5 persen. Kemudian Singapura dari -5,6 persen menjadi -3,8 persen, Hongkong dari sebelumnya -3,6 persen menjadi -3 persen. Adapun mitra dagang yang tumbuh positif pada periode itu adalah Tiongkok dari 4,9 persen menjadi 6,5 persen sementara Vietnam dari sebelumnya 2,7 persen menjadi 4,5 persen.

Khusus perekonomian RI, berdasarkan kelompok pengeluaran, yang menjadi penentu utama pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2020 dibandingkan triwulan III 2020 adalah konsumsi pemerintah. Tercatat belanja pemerintah pada periode tersebut tumbuh positif sebesar 1,76 persen. Adapun kelompok pengeluaran lainnya mengalami kontraksi.

"Konsumsi pemerintah tumbuh posiitf 1,76 persen yang didorong oleh belanja barang dan jasa kecuali belanja perjalanan dinas. Ini dampak dari mekanisme PSBB (pembatasan sosial berskala besar) dan WFH (work from home). Jadi belanja pemerintah menjadi satu - satunya komponen pengeluaran yang tumbuh positif," paparnya.(*/berbagai sumber/tim redaksi 08/Safarudin/Indra)

 

Mari Simak Coverage Riset Data Spesifik Duniaindustri.com:

Market database
Manufacturing data
Market research data
Market leader data
Market investigation
Market observation
Market intelligence
Monitoring data
Market Survey/Company Survey
Multisource compilation data
Market domestic data
Market export data
Market impor data
Market directory database
Competitor profilling
Market distribution data
Company database/directory
Mapping competition trend
Profiling competitor strategy
Market data analysist
Historical data
Time series data
Tabulation data
Factory directory database
Market segmentation data
Market entry strategy analysist
Big data processor
Financial Modeling/Feasibility Study
Price trend analysist
Data business intelligence
Customized Direktori Database

* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 220 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di sini

Database Riset Data Spesifik Lainnya:

  • Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 220 database, klik di sini
  • Butuh 25 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
  • Butuh 18 Kumpulan Riset Data Kelapa Sawit, klik di sini
  • Butuh 16 Kumpulan Data Semen dan Beton, klik di sini
  • Butuh 11 Kumpulan Riset Data Baja, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Transportasi dan Infrastruktur, klik di sini
  • Butuh 17 Kumpulan Data Makanan dan Minuman, klik di sini
  • Butuh 6 Kumpulan Market Analysis Industri Kimia, klik di sini
  • Butuh 3 Kumpulan Data Persaingan Pasar Kosmetik, klik di sini
  • Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
  • Butuh copywriter specialist, klik di sini
  • Butuh content provider (online branding), klik di sini
  • Butuh market report dan market research, klik di sini
  • Butuh perusahaan konsultan marketing dan penjualan, klik di sini
  • Butuh menjaring konsumen korporasi dengan fitur customized direktori database perusahaan, klik di sini


Rabu, 03 Februari 2021

Strategi Adaptasi di Era Pandemi, Adu Daya Tahan dan Stamina Perusahaan

 Duniaindustri.com (Februari 2021) -- Seakan membentuk badai turbulensi yang dahsyat, pandemi Covid-19 masih membayangi perubahan landskap bisnis yang mendasari strategi pertumbuhan korporasi secara global. Pergeseran pola konsumsi sebagai imbas pelemahan daya beli hingga perubahan prioritas perusahaan, baik skala menengah maupun besar, cenderung membawa industri ke titik eqilibrium baru yang belum diprediksi sebelumnya.



Proyeksi dan outlook yang dibuat pra-Covid 19 seakan pudar sedikit demi sedikit, seiring perubahan landskap bisnis yang berlangsung hampir satu tahun terakhir. Harapan pemulihan masih tampak jelas, meski belum dapat dikalkulasi waktu untuk menggapainya.

Perubahan dramatis ini menuntut pebisnis dan industriawan untuk beradu strategi dalam badai turbulensi pandemi. Penting untuk mengukur kekuatan yang tersisa guna meredam ekses negatif turbulensi yang bisa saja justru mengancam eksistensi.

Guna mendukung pebisnis dan industriawan memperoleh wawasan baru untuk mengoptimalkan potensi di 2021, Duniaindustri.com hadir dengan 220 database digital. Mulai akhir 2019, tim Duniaindustri.com memperluas cakupan metodologi dan teknik pengumpulan, penelusuran, dan pengolahan data, analisis, kajian independen, serta riset data spesifik dengan 12 komponen utama, yakni:

1. Survei lapangan
2. Kuesioner
3. Market comprehensive database (regulatory source)
4. Market intelligence database (leading player data)
5. Historical database
6. Factory observation
7. Market investigation
8. Time frame monitoring data
9. Probability and sensitivity market forecast
10. Third party data compilation (networking database)
11. Literature colaboration
12. Big data processor

Saat ini duniaindustri.com menghimpun lebih dari 1.000 ukm dan lebih dari 10.000 basis user baik secara perorangan maupun perusahaan, serta industrial agent dari 10 negara di dunia, seperti Korea Selatan, Jepang, Eropa, Dubai.

Indeks Data Industri yang bisa didownload: (220 Database Spesifik per Februari 2021)

Database Direktori 5.248 Perusahaan Manufaktur, Energi, Infrastruktur, Konstruksi, dan Pertanian di Indonesia
Database Direktori Spesifik 215 Perusahaan Industri di Jawa Timur (Direktori Khusus Per Daerah)
Kajian Pertumbuhan Segmen Pasar Farmasi dan Alat Kesehatan 2016-2024 (Strategi Industri Farmasi 2021)
Market Trend 5 Sektor Penyerap CPO Terbesar 2007-2022 (Database Direktori PIC Perusahaan Pengolah Sawit)
Data Riset Pangsa Pasar Baja Canai Panas atau HRC 2010-2024 (Market Growth Industri Baja)
Database Direktori 641 Perusahaan Telekomunikasi, Informasi Teknologi, serta Komputer dan Peralatannya
Riset Data Spesifik Bahan Material Bangunan 2015-2024 (Tren Pertumbuhan Pasar Pasca Covid-19)
Database Direktori 1.001 Perusahaan Tanaman, Peternakan, Perikanan, Kehutanan, dan Industri Kayu
Market Demand Trend CPO 2007-2022 (Database Eksportir dan Buyers Asing Tujuan Ekspor)
Outlook 2021, Riset Data 5 Sektor Paling Prospektif
Database Direktori 2.795 Perusahaan Energi, Infrastruktur, Konstruksi, dan Industri di Indonesia
Data Riset Tren Produksi Komoditas Kopi dan Teh 2008-2022 (Database Buyers Asing Tujuan Ekspor)
Database Direktori 601 Perusahaan Energi, Batubara, Minyak Bumi, dan Pertambangan
Market Outlook Biodiesel 2010-2022 (Trend Produksi dan Kapasitas 38 Produsen Terbesar)
Database Direktori 391 Perusahaan Infrastruktur Pelabuhan, Bandara, Jalan Tol, dan Transportasi
Riset Data Peluang Pasar Makanan Korea 'Kimchi' (Market Share Top 10 Player dan Brand Profile)
Data Eksklusif Pangsa Pasar Produsen Tekstil, Garmen, Fashion (Market Share Serat hingga Garment)
Data Eksklusif Market Growth Industri Tekstil, Garmen, Fashion 2013-2025 (Pangsa Pasar Market Leader Industri Hulu-Hilir)
Database Direktori 448 Perusahaan Bank dan Lembaga Pembiayaan
Market Demand Forecast Sepeda Motor (Bedah Pasar 144 Tipe dan Varian Motor 2010-2025)
Riset Brand Competition Market Leader Rokok 2005-2022 (Trend Produksi dan Konsumsi Rokok)
Direktori Database 460 Perusahaan Investasi dan Reksadana
Market Outlook Consumer Goods di Indonesia 2013-2024 (Market Growth and Channel Distribution Trend)
Riset Data Industri Bumbu Penyedap 2017-2020 (Market Analysis Dua Pasar Ekspor Paling Prospektif)
Market Demand Analysis Obat Generik 2016-2027 (Kajian Pasar Pra dan Pasca Covid-19)
Riset Data Spesifik Industri Frozen Food 2013-2024 (Market Share Top 10 Player Frozen Food Bakso dan Brand Profile)
Database Direktori 418 Perusahaan Konstruksi di Indonesia
Database Direktori Spesifik 202 Perusahaan Rokok di Indonesia (Update 2020)
Market Outlook Industri Tinta Cetak (Printing Ink) 2008-2024 (Market Demand Forecast)
Database Direktori Spesifik 450 Perusahaan Kimia, Petrokimia, dan Plastik (Update 2020)
Riset Data Industri Bumbu dan Bahan Tambahan Pangan 2017-2019 (Market Share Top 5 Player di 4 Kategori)
Database Direktori Spesifik 311 Perusahaan Semen dan Bahan Bangunan (Update 2020)
Database Direktori Spesifik 274 Perusahaan Ritel Modern (Update 2020)
Market Outlook Industri Kosmetik 2014-2024 (Market Growth and Market Segmentation Analysis)
Data Spesifik Market Size Yoghurt 2016-2019 (Top 6 Market Share Leader)
Riset Data Market Size Kamera 2016-2019 (Pangsa Pasar Kamera Mirrorless)
Database Spesifik Direktori 200 Perusahaan Kosmetik (Profil Top 10 Perusahaan Kosmetik Terbesar) 
Database Direktori 203 Perusahaan Makanan Minuman (Profil Produk dan Market Share)
Riset Data Spesifik Komoditas Logam Perunggu 2015-2025 (Market Outlook dan Database Buyer Asing)
Market Outlook Penjualan dan Populasi Sepeda Motor Per Provinsi 2010-2025 (Trend Penjualan Per Tipe dan Per Jenis Motor)
Riset Tren Pertumbuhan Minimarket, Supermarket, Hypermarket 2015-2024 (Cakupan Indonesia, Indonesia bagian timur, dan Bali)
Ebook Rahasia Sukses Marketing, Direktori 2.552 Perusahaan Industri
Riset Data Spesifik Baja Galvanize Tower Seluler dan Transmisi Listrik 2015-2024 (Market Share Database)
Riset Data Spesifik Lab Pengujian Lingkungan 2017-2024 (Kajian Pertumbuhan Pasar dan Profitabilitas)
Riset Data Spesifik Pasar Obat Generik 2016-2023 (Market Share Top 30 Produsen Terbesar Obat Generik)
Database Direktori 364 Perusahaan Farmasi, Obat, Alat Kesehatan di Indonesia
Market Outlook 6 Jenis Baja Konstuksi 2015-2024 (Corrugated Steel, Guardrails, Steel Decks, Tower, Transmision Line, Galvanizing Steel)
Market Outlook Steel Bridge Structure 2015-2024 (Kajian Market Growth)
Data Spesifik Tenaga Kerja di Indonesia 2015-2019 (Profil Tenaga Kerja Konstruksi dan TKA Per Negara)
Database Direktori 845 Perusahaan Kendaraan Bermotor di Indonesia
Database Direktori 935 Perusahaan Elektronik di Indonesia
Riset Data Spesifik Kawat Baja Pratekan 2015-2019 (Tren Pertumbuhan Pasar dan Perhitungan HPP)
Riset Spesifik Direktori 74 Perusahaan Tekstil 2019 (Tren Harga Bahan Baku)
Riset Tren Produksi 4 Segmen Industri Makanan Minuman 2008-2022 (Data Tenaga Kerja dan Kesiapan Adopsi Revolusi Industri 4.0)
Laporan Riset Data Industri Minuman Kesehatan (Tren Pertumbuhan dan Profil Market Leader)
Riset Pasar dan Data Outlook Kosmetik 2014-2020 (Top 10 Perusahaan Kosmetik & Market Analysis)
Riset Data Spesifik Industri Jasa Pengujian, Inspeksi, dan Sertifikasi Lingkungan 2017
Riset Data Populasi Mobil 1950-2025 (Market Analysis Persaingan Pangsa Pasar Mobil)
Riset Data Spesifik Susu Bubuk 2012-2021 (Market Size dan Growth Trend)
Data Komprehensif Perkembangan Industri Kecil & Usaha Besar 2016-2017 (Sebaran UKM Per Sektor & Per Daerah)
Riset Spesifik Market Tren Industri Oli Pelumas 2014-2020 (Tren Pertumbuhan dan Pangsa Pasar)
Data Sebaran Luas Kebun Kelapa Sawit Per Provinsi (Top 20 Provinsi dengan Lahan Sawit Terluas)
Riset Tren Kapasitas Produksi Semen 1974-2020 (Komparasi Strategi Para Pemain dan Tren Harga Klinker)
Data Komprehensif Revolusi Industri 4.0 (Strategi Pengembangan dan Ketenagakerjaan hingga 2025)
Data Produksi, Konsumsi, dan Ekspor Kelapa Sawit 2010-2025 (Overview Kebijakan Eropa)
Riset Populasi Jumlah Sepeda Motor 1950-2025 (Market Analysis Provinsi Paling Potensial)
Database 1.452 Direktori Perusahaan Tekstil, Garmen, Pakaian, Gloves, Karpet, Jaket, Handuk, Jas, Seragam, dan Lainnya

Selasa, 02 Februari 2021

Kumpulan Direktori Digital 5.248 Perusahaan di Sektor Energi, Konstruksi, Infrastruktur

 Database Direktori 5.248 Perusahaan Manufaktur, Energi, Infrastruktur, Konstruksi, dan Pertanian di Indonesia ini dirilis pada minggu pertama Februari 2021 menampilkan database terlengkap dan direktori perusahaan paling komprehensif terkait informasi spesifik perusahaan-perusahaan dari berbagai sektor, antara lain manufaktur, energy, infrastruktur, konstruksi, hingga peternakan dan pertanian di Indonesia. Database Direktori 5.248 Perusahaan Manufaktur, Energi, Infrastruktur, Konstruksi, dan Pertanian ini berisi 1.497 halaman pdf dan berukuran 7,1 MB.



Database Direktori 5.248 Perusahaan Manufaktur, Energi, Infrastruktur, Konstruksi, dan Pertanian ini merupakan perwujudan layanan big data duniaindustri.com yang menawarkan nilai lebih (value added) bagi penggunanya (user), dengan cost rata-rata yang relatif lebih terjangkau (US$ 800 : 5.248 = US$ 0,15 per perusahaan). Database Direktori 5.248 Perusahaan Manufaktur, Energi, Infrastruktur, Konstruksi, dan Pertanian ini berisi nama perusahaan, alamat lengkap, dan kontak PIC.

Database Direktori 5.248 Perusahaan Manufaktur, Energi, Infrastruktur, Konstruksi, dan Pertanian ini terangkum dalam 1.497 halaman pdf untuk memudahkan proses download, sedangkan versi microsoft word tersedia secara pembayaran offline. Tim duniaindustri.com juga melayani jasa tambahan sebagai pelengkap dari database direktori ini, berupa layanan survei perusahaan, penyebaran kuesioner, observasi perusahaan (company observation), investigasi perusahaan (company investigation), customize database direktori, market survey research, market analysis, brand analysis, dan lainnya.

Database Direktori 5.248 Perusahaan Manufaktur, Energi, Infrastruktur, Konstruksi, dan Pertanian ini berisi 1.497 halaman pdf dan berukuran 7,1 MB. Database Direktori Perusahaan ini berasal dari hasil monitoring big data duniaindustri.com, survei terbatas, serta kompilasi data terpercaya. Database Direktori 5.248 Perusahaan Manufaktur, Energi, Infrastruktur, Konstruksi, dan Pertanian ini diharapkan menjadi acuan yang akurat bagi para marketing, executive perusahaan, business development, pedagang, international trader, export import trader, pemasok bahan baku, investor, board of directors, entrepreneur, researcher, investment bankers, strategic & corporate planners, kreditur perbankan, ataupun bagi perusahaan-perusahaan pemasok barang.

Database Direktori 5.248 Perusahaan Manufaktur, Energi, Infrastruktur, Konstruksi, dan Pertanian ini melengkapi kumpulan database direktori perusahaan yang sebelumnya telah disajikan Duniaindustri.com. Ke-22 kumpulan database direktori spesifik itu adalah: 1. Database Direktori Spesifik 215 Perusahaan Industri di Jawa Timur (Direktori Khusus Per Daerah); 2. Database Direktori 368 Perusahaan Industri Permesinan, Aneka Mesin, dan Mesin Listrik; 3. Database Direktori 641 Perusahaan Telekomunikasi, Informasi Teknologi, serta Komputer dan Peralatannya; 4. Database Direktori 1.001 Perusahaan Tanaman, Peternakan, Perikanan, Kehutanan, dan Industri Kayu; 5. Database Direktori 2.795 Perusahaan Energi, Infrastruktur, Konstruksi, dan Industri di Indonesia; 6. Database Direktori 601 Perusahaan Energi, Batubara, Minyak Bumi, dan Pertambangan; 7. Database Direktori 391 Perusahaan Infrastruktur Pelabuhan, Bandara, Jalan Tol, dan Transportasi; 8. Database Direktori 448 Perusahaan Bank dan Lembaga Pembiayaan; 9. Direktori Database 460 Perusahaan Investasi dan Reksadana; 10. Database Direktori 418 Perusahaan Konstruksi di Indonesia; 11. Database Direktori Spesifik 202 Perusahaan Rokok di Indonesia (Update 2020); 12. Database Direktori Spesifik 450 Perusahaan Kimia, Petrokimia, dan Plastik (Update 2020); 13. Database Direktori Spesifik 311 Perusahaan Semen dan Bahan Bangunan (Update 2020); 14. Database Direktori Spesifik 274 Perusahaan Ritel Modern (Update 2020); 15. Database Spesifik Direktori 200 Perusahaan Kosmetik (Profil Top 10 Perusahaan Kosmetik Terbesar); 16. Database Direktori 203 Perusahaan Makanan Minuman (Profil Produk dan Market Share); 17. Database Direktori 364 Perusahaan Farmasi, Obat, Alat Kesehatan di Indonesia; 18. Database Direktori 845 Perusahaan Kendaraan Bermotor; 19. Database Direktori 935 Perusahaan Elektronik di Indonesia; 20. Database 1.452 Direktori Perusahaan Tekstil dan Garmen; 21. Database 165 Direktori Perusahaan Baja di Indonesia; 22. Data Buyer Agent Tekstil Terbesar dan Representative Office di Indonesia.

Seluruh data disajikan dalam bentuk pdf sehingga mudah didownload setelah users melakukan proses sesuai prosedur, yakni klik beli (purchase), klik checkout, dan isi form. Duniaindustri.com mengutamakan keabsahan dan validitas sumber data yang disajikan. Seluruh riset data dan kumpulan database direktori disajikan secara lengkap dalam indeks data industri, yang kini menampilkan 220 database spesifik sesuai kebutuhan users.(*)

Sumber: klik di sini

Senin, 01 Februari 2021

Digital Directory of 368 Machinery Companies in Indonesia

 Database Directory of 368 Machinery, Various Machinery and Electrical Machinery Industry Companies released in the third week of January 2021 displays the most complete database and the most comprehensive company directory related to specific information on machinery, various machines and electrical machinery companies in Indonesia. Database Directory of 368 Machinery, Machinery, and Electrical Machinery Industry Companies contains 150 pdf pages and is 1.2 MB in size.



Database Directory of 368 Machinery, Machinery, and Electrical Machinery Industry Companies is a manifestation of the big data service duniaindustri.com that offers added value for its users, with a relatively more affordable average cost (US $ 400: 368 = US $ 1.08 per company). Database Directory of 368 Machinery, Machinery and Electrical Machinery Industry Companies contains company name, complete address, telephone and fax number or cellphone number, number of workers, email, and PIC contact.

This database of 368 Machinery, Machinery and Electrical Machinery Industry Directories is summarized in 150 pdf pages to facilitate the download process, while the Microsoft Word version is available for offline payments. The duniaindustri.com team also provides additional services as a complement to this directory database, in the form of company survey services, questionnaire distribution, company observation, company investigation, customized database directory, market survey research, market analysis, brand analysis. , and others.

Database Directory of 368 Machinery, Machinery, and Electrical Machinery Industry Companies contains 150 pdf pages and is 1.2 MB in size. This company directory database is derived from the results of monitoring big data duniaindustri.com, limited surveys, and compilation of reliable data. Directory Database of 368 Machinery, Machinery and Electrical Machinery Industry Companies is expected to be an accurate reference for marketers, company executives, business development, traders, international traders, export import traders, raw material suppliers, investors, board of directors, entrepreneurs, researchers, investment bankers, strategic & corporate planners, banking creditors, or for goods supply companies.

The Directory Database of 368 Machinery, Machinery and Electrical Machinery Industry Companies completes the collection of company directory databases previously presented by Duniaindustri.com. The 20 sets of specific directory databases are: 1. Directory Database of 641 Telecommunication Companies, Information Technology, and Computers and Their Equipment; 2. Directory Database of 1,001 Plant, Animal Husbandry, Fishery, Forestry and Timber Industry Companies; 3. Database Directory of 2,795 Energy, Infrastructure, Construction and Industrial Companies in Indonesia; 4. Directory Database of 601 Energy, Coal, Petroleum, and Mining Companies; 5. Directory Database of 391 Port, Airport, Toll Road, and Transportation Infrastructure Companies; 6. Directory Database of 448 Bank Companies and Financing Institutions; 7. Database Directory of 460 Investment and Mutual Fund Companies; 8. Directory Database of 418 Construction Companies in Indonesia; 9. Specific Directory Database of 202 Cigarette Companies in Indonesia (Update 2020); 10. Specific Directory Database of 450 Chemical, Petrochemical and Plastics Companies (Update 2020); 11. Specific Directory Database of 311 Cement and Building Material Companies (Update 2020); 12. Specific Directory Database of 274 Modern Retail Companies (Update 2020); 13. Specific Database Directory of 200 Cosmetics Companies (Profiles of Top 10 Largest Cosmetics Companies); 14. Database Directory of 203 Food and Beverage Companies (Product Profile and Market Share); 15. Directory database of 364 pharmaceutical, drug, medical devices companies in Indonesia; 16. Directory Database of 845 Motor Vehicle Companies; 17. Directory Database of 935 Electronic Companies in Indonesia; 18. Database of 1,452 Directory of Textile and Garment Companies; 19. Database 165 Directory of Steel Companies in Indonesia; 20. Data on the Largest Textile Buyer Agent and Representative Office in Indonesia.

All data is presented in pdf format so that it is easy to download after users proceed according to the procedure, namely click buy (purchase), click checkout, and fill out the form. Duniaindustri.com prioritizes the validity and validity of the data sources presented. All research data and a collection of directory databases are presented in full in the industry data index, which now displays 219 specific databases according to users’ needs. (*)

Source: click here